Rss

Archives for : April2013

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemasyarakatan dan Edukasi Pasar Modal

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi  Indonesia Malang, Prof.Dr.Setyaningsih,SE menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemasyarakatan & Edukasi Pasar Modal antara PT. Bursa Efek Indonesia dengan STIE Indonesia Malang dan PT. Bahana Securities, pada tanggal 13 April 2013 kemarin di Ruangan Galery Investasi BEI STIE Indonesia Malang, Lantai I Gedung Ning-ed Hotel, Jl. Megamendung No.1-9 Malang.

Wakil Ketua I, Dr.Dra.Sudjilah,SE,ME, Wakil Ketua II Drs.Soetjipto,MM., dan Direktur Galery Investasi BEI STIE Indonesia Malang, Dr.H.Kukuh Budianto,MM,Ak. mendampingi Ibu Ketua STIE Indonesia Malang, Prof.Dr.Setyaningsih,SE Pada saat penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang juga ditandatangani oleh Direktur Utama BEI, Ito Warsito dan Direktur Utama PT.Bahana Securities,Eko Yuliantoro.

Dua orang utusan PT.Bahana Securities, yakni. Branch Manager, Adi Handoko dan Sales Direct Trading,  Bagus Irawan. Pada hari yang sama,  melakukan penginstalan software trading BEI pada komputer Galeri Investasi STIE Indonesia Malang, dan melihat secara langsung penataan ruangan serta kelengkapan fasilitas berupa saluran telpon, listrik, furniture dan perangkat elektronik lainnya sebagai persiapan Launching Galeri Investasi BEI-STIE Indonesia Malang dan penandatanganan Piagam Kerjasama antara PT. Bursa Efek Indonesia dengan STIE Indonesia Malang dan PT. Bahana Securities yang rencananya diadakan pada tanggal 16 Mei 2013.

Empat orang mahasiswa yang telah lulus seleksi, juga hadir pada saat penginstalan Software Trading BEI. Para mahasiswa tersebut diberdayakan sebagai Staf Pelaksana pada Galery Investasi ini. Selanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan SDM, akan tersaring lewat kompetisi yang segera terselenggarakan. Enam orang mahasiswa yang lulus seleksi lewat kompetisi itu, juga akan bergabung bersama rekan-rekannya yang lain sebagai Staf di Galery Investasi BEI STIE Indonesia Malang.

Berdasarkan informasi dari Divisi Perpustakaan dan Data, Marissa Ulfa, S.Pd, bahwa pada puncak acara Launching Galeri Investasi BEI-STIE Indonesia Malang nanti, akan dimeriahkan dengan lomba puisi dan lomba cerpen oleh segenap mahasiswa S1 STIE Indonesia Malang, dan berbagai acara hiburan lainnya.

Sejumlah Undangan, Mahasiswa dan dosen serta masyarakat sekitar akan memadati ballroom Ning-ed Hotel, selain mengikuti Launching Galery Investasi BEI-STIE Indonesia Malang, juga untuk menyaksikan berbagai lomba serta acara menarik yang telah ditata sedemikian rupa oleh panitia.

Workshop Kurikulum Berbasis Kompetensi dan KKNI

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Malang terus melakukan pembenahan dan persiapan yang memadai untuk menjawab tantangan derasnya arus globalisasi dan informasi yang menjadikan dunia tanpa batas. Hal ini sesuai dengan tujuan  pendidikan nasional yang tercantum dalam Undang Undang No. 20 Tahun 2003  tentang  Sistem Pendidikan Nasional a.l: ”berkembangnya potensi  peserta  didik  agar  menjadi  manusia  yang beriman  dan  bertaqwa  kepada  Tuhan  Yang  Maha Esa, berakhlak  mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Ditambah lagi dengan program Dirjen DIKTI, Harmonisation of  Higher Education toward ASEAN Community 2015 , dimana keberhasilan pelaksanaan pendidikan tinggi didasarkan pada 3 (tiga) pilar yaitu: (1) Keamanan politik, (2) ekonomi, dan (3) Sosial-Budaya yang ketiganya saling berkait satu dengan yang lain

Segenap civitas akademika STIE Indonesia Malang bekerja keras untuk mewujudkan tercapainya visi, misi, serta tujuan STIE Indonesia Malang dan arah yang dikehendaki oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mewujudkan SDM Indonesia yang mempunyai kompetensi yang dibutuhkan oleh pangsa pasar global. Maka pada tgl 11-12 April 2013 kemarin,  diadakan workshop KURIKULUM BERBASIS  KOMPETENSI & KKNI, yang bertujuan untuk merubah kurikulum ke arah fleksibilitas kurikulum dalam antisipasi perubahan pasar kerja global.

Workshop ini diadakan di Lantai I Gedung Ning-Ed Hotel Jl.Mega Mendung No.9 Malang, dan dibuka secara langsung oleh Ketua STIE Indonesia Malang, Prof.Dr.Hj.Setyaningsih, SE., bersama Wakil Ketua I, Dr.Dra.Sudjilah,SE., Wakil Ketua II, Drs.H. Soetjipto, MM, dan Wakil Ketua III, Dr.H.M.Saleh Ali,SH.,MM., serta dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik dan pegawai  STIE Indonesia Malang. Sedangkan  penyampai materi pada workshop kali ini adalah Drs.H.Kukuh Budianto,MM., Dr.Demitrius Kristiono,SE.,MM., dan Arie Ambarwati,S.Pd.,M.Pd.

Seperti diungkapkan oleh Ketua STIE Indonesia Malang dalam kata sambutan dan arahan pada pembukaan  Workshop, bahwa Pelatihan, Workshop , Seminar dan berbagai bentuk kegiatan lainnya, akan terus dilakukan demi lebih memajukan STIE Indonesia Malang dan kontribusinya untuk memperkuat mentalitas sumberdaya manusia serta produk yang siap menghadapi tantangan global.

Munas III ABP PTSI

Sehari setelah Seminar Nasional yang bertema “Strategi Menghadapi Konflik/Disharmoni Antar-Pemangku Kepentingan Pendidikan Tinggi Dan Strategi Menghadapi Implementasi UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi Dan UU Tentang Yayasan”, dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional III yang juga diselenggarakan oleh Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ASOSIASI BP PTSI).

Musyawarah Nasional yang mengangkat tema: Redinamisasi Asosiasi BP PTSI Menyongsong “Asean Community 2015”  dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta pada tanggal 19 Februari 2013, dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia Prof.Dr.Boediono sebagai Keynote Speech pada Musyawarah Nasional III Asosiasi BP PTSI kali ini.

Prof.Dr.Hj.Setyaningsih,SE sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi  Indonesia Malang, juga mengikuti  acara Seminar Nasional III yang diselenggarakan oleh Asosiasi BP PTSI tersebut.

Sesuai dengan anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga Asosiasi BP PTSI, masa jabatan Pengurus/Penasehat Organisasi masa bhakti 2009-2013 berakhir pada 2013 sehingga dilaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) III dengan tugas dan wewenang Munas untuk

  1. Menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
  2. Menyusun Program Umum Organisasi
  3. Memilih Pengurus / Penasehat Periode 2013 -2017, dan
  4. Produk-produk Munas lain yang dianggap strategis

Beberapa kegiatan pada Munas III Kali ini yakni

Pembahasan Tata Terbit Munas, Pemilihan Pimpinan Munas, Pengesahan Agenda Munas, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Pusat ABP PTSI, Dilanjutkan dengan rapat komisi-komisi, Laporan Komisi, Pemilihan Ketua Umum ABP PTSI Periode 2013-2017

Terakhir yakni Pengumuman dan Pelantikkan  Susunan Pengurus Baru, dan Penasehat 2013-2017 serta sambutan Ketua Umum ABP PTSI terpilih.

Yang tidak kalah penting dari momen Munas III ABP PTSI kali ini adalah ketika Ketua STIE Indonesia Malang, Prof.Dr.Hj. Setyaningsih,SE berjabat tangan dengan Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia Prof.Dr Boediono. Kedua Profesor ini terlihat begitu akrab dengan senyum khas masing-masing.

 

STIE Indonesia Malang turut mengikuti Seminar Nasional Asosiasi BP PTSI

Seminar Nasional Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ASOSIASI BP PTSI) dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2013 di Hotel Borobudur Jakarta dengan tema “Strategi Menghadapi Konflik/Disharmoni Antar-Pemangku Kepentingan Pendidikan Tinggi Dan Strategi Menghadapi Implementasi UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi Dan UU Tentang Yayasan”.

Pada Kegiatan Seminar Nasional yang diikuti oleh Para Pimimpinan Yayasan / Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan Senat Perguruan Tinggi ini, membahas berbagai permasalahan atau konflik / disharmoni yang dihadapi oleh  Yayasan Penyelenggara Pendidikan Formal.

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Malang (STIE Indonesia Malang)  sebagai salah satu penyelenggara pendidikan formal juga mengikuti Seminar Nasional tersebut yang dihadiri langsung oleh Prof.Dr.Hj.Setyaningsih,SE sebagai ketua STIE Indonesia Malang.

Dalam Seminar Nasional tersebut membahas tentang Organ Yayasan, yakni Pembina, Pengurus dan Pengawas serta Pimpinan perguruan Tinggi, yang sangat berpotensi terjadinya disharmoni atau konflik. Jika diteliti dengan seksama, penyebab konflik atau disharmoni tersebut dikategorikan dalam 3 golongan utama, yakni:

  1. Tingkah laku oknum yang kurang bertanggung jawab
  2. Kekurangpahaman para pemangku kepentingan pendidik tentang batasan tugas, tanggung jawab dan wewenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang yayasan dan pendidikan, serta
  3. Pengaruh tradisi lama yang sudah sangat melekat.

Dengan adanya potensi berbagai permasalahan tersebut, Pemerintah diharapkan Proaktif dan Aktif mencari solusi  serta berbagai inisiatif dengan menerbitkan kebijakan yang dapat menjembatani penyelesaian berbagai problematik tersebut tanpa menimbulkan masalah baru.

Seminar yang diselenggarakan  oleh Asosiasi BP PTS Indonesia ini, menghadirkan para pembicara a.n:

  • Prof.Dr.Moh.Nuh DEA, (Mendikbud RI) sebagai Keynote Speaker
  • Prof.Dr.Mahfud MD (Ketua Mahkamah Konstitusi RI/Yayasan Badan Wakaf UII)
  • Prof.Dr.Djoko Santoso (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdikbud RI)
  • Prof.Dr.Abdulhakim Alim (Guru Besar Institut Teknologi Bandung)
  • Prof.Dr.J.E.Sahetapy,SH.,MA (Ketua Komisi Hukum Nasional/Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Petra, Surabaya)
  • Prof.Dr.Thomas Suyatno (Ketua Umum Asosiasi BP PTS Indonesia / Ketua Pengurus Yayasan Bhakti Pembangunan Indonesia)